Kecewa
aku memilih mu dari jutaan butir tetes air hujan
aku mempercayai mu sekuat tali persaudaraan
aku mencoba mengenal mu lebih dari aku mengenal diriku
dan, aku menghargai mu lebih dari nyawa ku.....
namun,
kau menganggap itu omong kosong belaka
kau mendustai semua kepercayaan ku
kau dengan sengaja mengucilkan ku
dan, kau tak pernah benar-benar menganggap ku penting untuk mu.....
satu harapan ku.....
petir dan kilat yang dahulu menyambar
berganti sang surya yang mendamaikan
agar meneduhkan hati setiap insan
agar meneduhkan hati setiap insan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar